Perkembangan internet semakin hari semakin meningkat, baik teknologi maupun penggunaannya. Hal ini dapat kita lihat dengan maraknya warung-warung internet (warnet) disetiap tempat, terutama di daerah yang berdekatan dengan pusat pendidikan seperti Universitas, Sekolah Umum, maupun lembaga pendidikan lainnya. Pengguna internet berasal dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasisawa, karyawan, sampai kepada masyarakat biasa dengan berbagai kepentingan dan tujuan yang berbeda pula.
Kebutuhan akan internet dapat dirasakan dalam berbagai bidang, seperti dunia perbankan, dunia pendidikan, pemerintahan dan sebagainya. Bahkan dunia internet yang lebih marak penggunaannya saat sekarang ini adalah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas yang berbentuk virtual ( tidak langsung atau tidak nyata ) yang dikenal dengan dunia maya. Orang-orang yang berkecimpung dalam dunia maya, akan merasakan bahwa kegiatan di dunia maya adalah sangat rill. Sahabat-sahabat dan orang-orang yang berhubungan dalam dunia maya, baik lewat E-mail, Chatting, blog dan sebagainya adalah adalah orang-orang yang benar-benar nyata. Dunia maya seperti ini sebenarnya bisa memberikan kesempatan bagi kita untuk bersosialisasi, mencari teman, menambah wawasan, berdiskusi, ataupun mencurahkan pikiran dan perasaan kita serta berbagi pengetahuan kepada orang lain, melalui blog ataupun di website sendiri yang dapat di peroleh secara cuma-cuma alias gratis.
Kalau kita cermati diberbagai warung internet, mayoritas pengguna internet adalah kalangan remaja , pelajar atau mahasiswa, sebagian besar dari mereka telah berkecimpung dengan dunia maya. Bahkan tidak heran lagi sebagian dari mereka menggunakan internet hannya untuk dunia maya, seperti chatting, E-mail, dan sebagainya. Menurut penulis, berkomunikasi melalui dunia maya memang sangat asyik dan menyenangkan, maka tak heran kalau ada orang menghabiskan waktunya berjam-jam bahkan seharian untuk dunia maya, seperti Chatting, nge-blog, atau bergabung di chat room. Mungkin diantara kita pernah melihat ada user atau pengguna internet yang tertawa dan tersenyum sendirian dilayar monitor computer, itu adalah salah satu bentuk keasikan yang ditunjukkan oleh pernguna internet melalui dunia maya. Keasikan pada dunia maya, ada kalanya dapat membuat seseorang lupa waktu sehingga aktifitas-aktifitas lainnya di dunia nyata jadi terganggu. Ada mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan skripsinya dengan cepat karma sewaktu mencari data di internet dia gunakan untuk Chatting, membalas E-mail, dan memberikan komentar atau membalas komentar dari temannya dalam dunia maya. Ada juga karyawan yang tidak bisa menyelesaikan laporan kerjanya dengan baik, karma pada saat jam kerja dia Online di yahoo messenger, sehingga mengurangi kosentrasi pada pekerjaan. Hal semacan ini memang bias kita temukan dalam kehidupan kita.Namun yang lebih parah lagi adalah, ada sebagian orang yang sudah mempunyai ketergantungan terhadap internet. Seperti halnya orang yang candu rokok, maka dalam satu hari tidak bias dipisahkan dengan rokok. Begitu juga bagi orang yang sudah candu terhadap internet atau dunia maya dia akan merasakan suatu keasikan yang membuat dia terlena sehingga menghabiskan waktu untuk aktifitas yang lainnya.
Dunia web memang indah, dia memberikan sebuah kemajuan yang revolusioner disegala bidang. Tetapi ketika kemajuan itu telah diraih, maka kita harus waspada bahwa internet atau dunia maya bias menjadi sebuah bencana. Candu internet memang tidak menyebabkan kematian seperti halnya candu rokok, narkoba dan sebagainya, namun candu internet bisa menjadi penyakit jiwa yang menggangu sendi-sendi kehidupan kita, karena telah merupaka kebutuhan dan bukan hannya sekedar menambah pengetahuan dan sebagainya. Hal yang nampak jelas adalah para penderita penyakit ini akan mengalami gangguan penglihatan, kurang tidur, gangguan kesehatan, dan gangguan financial karma internet memerlukan biaya. Candu terhadap dunia maya tentunya membahayakan dan harus diwaspadai. Waspada terhadap candu pada dunia maya, bukan berarti kita harus menginggalkan internet. Melarang remaja atau para pelajar untuk berinternet adalah pilihan yang keliru. Karena ada atau tidak adanya internet kehidupan akan berjalan terus, yang penting bagi kita adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi ini dengan sebaik mungkin dan hannya untuk tujuan yang positif, bila kita merasakan suatu keasikan pada dunia maya, suka chatting, dan banyak menghabiskan waktu hannya untuk dunia maya, maka kita harus waspada dan hati-hati mungkin kita telah kena wabah dari penyakit yang membahayakan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar